Evaluasi rasionalitas penggunaan obat pada pasien arthritis gout di instalasi rawat inap Rumah Sakit Advent Manado periode Januari–Juni 2020

Penulis

  • Prity Mambu Universitas Prisma
  • Natalia Godiman
  • Mario Walean

Abstrak

Arthritis gout merupakan salah satu penyakit metabolik yang berkaitan erat dengan pola makan di mana penimbunan kristal monosodium urate pada sendi dan jaringan lunak merupakan pemicu awal terjadinya peradangan atau inflamasi pada arthritis gout. Prevalensi arthritis gout di Sulawesi Utara khususnya kota Manado termasuk tinggi. Penderita arthritis gout di Rumah Sakit Advent Manado termasuk dalam 10 besar penyakit. Pemakaian obat yang tidak rasional merupakan salah satu masalah pada pelayanan kesehatan, oleh karena itu tujuan dari penelitian untuk mengetahui gambaran penggunaan obat dan rasionalitas pengobatan pasien arthritis gout dengan 4 parameter yaitu tepat indikasi, tepat pasien, tepat obat, tepat dosis. Penelitian ini menggunakan penelitian observasional dengan rancangan deskrptif, pengambilan data dilakukan secara retrospektif dari data rekam medis pasien arthritis gout. Hasil penelitian menunjukan bahwa gambaran penggunaan obat pada pasien arthritis gout yaitu mendapatkan beberapa jenis obat dengan penggunaan terbanyak adalah golongan analgesik-antipiretik yaitu paracetamol dengan persentase sebesar (17,3%), pada golongan AINS yaitu meloxicam dengan persentase sebesar (14,7%), pada kolkisin yaitu recolfar dan golongan kortikosteroid yaitu methylprednisolone dengan jumlah persentase yang sama sebesar (16%), pada golongan xantin oksidase inhibitor yaitu allopurinol dengan persentase sebesar (12%). Rasionalitas penggunaan obat ditemukan sebanyak, tepat indikasi pasien (100%), tepat pasien (100%), tepat obat pasien (100%), tepat dosis pasien (86,7%).

Unduhan

Diterbitkan

2024-02-26

Terbitan

Bagian

Articles