Pharmacy Research Journal https://www.jurnal.prisma.ac.id/index.php/pharmacyresearchjournal <p><strong>Pharmacy Research Journa</strong><strong>l</strong>: merupakan <em>peer reviewed</em> jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Farmasi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Prisma. Jurnal ini mewadahi hasil-hasil penelitian di bidang ilmu farmasi seperti farmasi klinis dan komunitas, farmasetika, kimia farmasi, farmakologi dan toksikologi, biologi farmasi, farmakognosi, fitokimia, teknologi farmasi, tanaman obat, bahan alam. Jurnal ini terbit dua kali setahun (Februari dan Agustus).</p> id-ID mario.walean@prisma.ac.id (Mario) mervina.prisma@gmail.com (Mervina) Mon, 26 Feb 2024 00:00:00 +0000 OJS 3.3.0.8 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Evaluasi ketepatan penggunaan obat pada pasien penyakit asma di instalansi rawat inap Rumah Sakit Bhayangakara Tk.III Manado Tahun 2021 https://www.jurnal.prisma.ac.id/index.php/pharmacyresearchjournal/article/view/46 <p>Asma adalah suatu keadaan dimana saluran nafas mengalami penyempitan karena hiperaktivitas terhadap rangsangan tertentu, yang menyebabkan peradangan. Pada saat ini tersedia banyak jenis obat asma yang dapat diperoleh di Indonesia, tetapi hal ini tidak mengurangi jumlah penderita asma. Beberapa negara melaporkan terjadinya peningkatan morbiditas dan mortalitas pada penderita asma. Hal ini dikarenakan kurang tepatnya penatalaksanaan atau kepatuhan penderita. Suatu kesalahan pada penatalaksanaan asma pada jangka pendek bisa mengakibatkan kematian, sedangkan jangka panjang dapat menyebabkan peningkatan serangan atau terjadi obstruksi paru yang menahun. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui seperti apa gambaran penggunaan obat asma dan mengetahui rasionalitas penggunaan obat (tepat obat dan tepat cara pemberian dan tepat dosis) pada pasien asma di instalansi rawat inap Rumah Sakit Bhayangkara Tk.III Manado. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 15 pasien. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana ketepatan penggunaan obat pada pasien penyakit asma. Penelitian ini menggunakan data dari rekam medis pasien asma dengan usia 17-60 tahun di Rumah Sakit Bhayangkara Tk.III Manado tahun 2021. Hasil penelitian menunjukan bahwa ketepatan penggunaan obat pada pasien asma yaitu tepat obat; 100% tepat dosis 100% dan tepat cara pemberian 100%.</p> Ni Kadek Lastiani Pratiwi, Natalia Godiman, Rostina Melpin Hak Cipta (c) 2024 Pharmacy Research Journal https://www.jurnal.prisma.ac.id/index.php/pharmacyresearchjournal/article/view/46 Mon, 26 Feb 2024 00:00:00 +0000 Formulasi dan uji aktivitas antibakteri sediaan gel ekstrak etanol kulit buah pisang goroho (Musa acuminafe L.) terhadap Staphylococcus aureus https://www.jurnal.prisma.ac.id/index.php/pharmacyresearchjournal/article/view/33 <p>Pisang goroho merupakan tanaman khas Sulawesi Utara yang memiliki banyak manfaat. Kulit buah pisang goroho yang dianggap limbah oleh masyarakat telah diteliti mempunyai aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus. Namun belum ada kajian mengenai sediaan gel ekstrak etanol kulit buah pisang goroho. Tujuan dari penelitian ini ialah mengetahui apakah ekstrak etanol kulit buah pisang goroho ini dapat diformulasikan kedalam bentuk sediaan gel dan untuk mengetahui apakah gel ekstrak etanol kulit buah pisang goroho memiliki aktivitas antibakteri terhadap S.aureus. Dalam penelitian ini sampel kulit buah pisang goroho diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%. Ekstrak diformulasi dalam bentuk sediaan gel dengan konsentrasi 1,8%, 3,7%, 7,5%, 15% dan 30%. Kontrol positif yang digunakan dalam penelitian ini adalah Klindamisin Gel 1,2% dan kontrol negatif adalah gel tanpa ekstrak. Hasil uji stabilitasfisik gel yang meliputi uji homogenitas, organoleptik, pH, dayasebar dan daya lekat menghasilkan kelima formulasi gel mempunyai mutu fisik yang baik dan memenuhi persyaratan sediaan semisolid yang baik. Uji aktivitas antibakteri terhadap bakteri S.aureus menggunakan metode Kirby-bauer dengan 7 perlakuan dan 3 kali pengulangan. Hasil uji aktivitas antibakteri terhadap S.aureus menunjukkan sediaan gel ekstrak etanol kulit buah pisang goroho memiliki aktivitas antibakteri yang terbaik terdapat pada formulasi ke-5 dengan konsentrasi ekstrak sebesar 30% dan diameter daya hambat 18,50 ± 0,99 yang dapat dikategorikan sebagai daya hambat kuat.</p> Paula Tintingon, Mario Walean, Jef G. K. Kalalo Hak Cipta (c) 2024 Pharmacy Research Journal https://www.jurnal.prisma.ac.id/index.php/pharmacyresearchjournal/article/view/33 Mon, 26 Feb 2024 00:00:00 +0000 Uji aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun sambung nyawa Gynura procumbens (Lour) Merr terhadap bakteri Propionibacterium acnes penyebab jerawat https://www.jurnal.prisma.ac.id/index.php/pharmacyresearchjournal/article/view/36 <p>Jerawat merupakan permasalahan pada kulit yang paling sering terjadi, salah satu faktor pemicunya adalah bakteri Propionibacterium acnes. Daun sambung nyawa secara etnomedikal digunakan masyarakat suku Pamona dalam mengobati jerawat. Sejauh ini belum ada kajian ilmiah mengenai aktivitas daun sambung nyawa terhadap bakteri P. acnes. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas ekstrak etanol daun sambung nyawa terhadap bakteri P. acnes penyebab jerawat dan konsentrasi optimumnya. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan rancangan acak lengkap. Proses ekstraksi menggunakan metode maserasi sedangkan pengujian aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi cakram Kirby–bauer dengan 10 perlakuan terdapat variasi konsentrasi: 1%, 5%, 10%, 20%, 25%, 30%, 40%, 50%, dengan kontrol positif klindamisin 1,5μg/10μL, dan kontrol negatif etanol 96%. Analisis statistik yang digunakan One way ANOVA dengan selang kepercayaan 0.05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun sambung nyawa dapat menghambat bakteri P. acnes dalam kategori sedang (9-12 mm) pada konsentrasi 10% dengan rerata 11.83 mm dan kategori aktif (13-18 mm) pada konsentrasi 20% sampai 50%. Efek optimum sebagai antibakteri terhadap bakteri P. acnes penyebab jerawat pada konsentrasi 50% dengan rata-rata diameter zona hambat 17.06 mm.</p> <p> </p> Septryani Soe, Jef G. K. Kalalo, Rostina Melpin Hak Cipta (c) 2024 Pharmacy Research Journal https://www.jurnal.prisma.ac.id/index.php/pharmacyresearchjournal/article/view/36 Mon, 26 Feb 2024 00:00:00 +0000 Evaluasi rasionalitas penggunaan obat pada pasien arthritis gout di instalasi rawat inap Rumah Sakit Advent Manado periode Januari–Juni 2020 https://www.jurnal.prisma.ac.id/index.php/pharmacyresearchjournal/article/view/45 <p><span style="font-size: 0.875rem;">Arthritis gout merupakan salah satu penyakit metabolik yang berkaitan erat dengan pola makan di mana penimbunan kristal monosodium urate pada sendi dan jaringan lunak merupakan pemicu awal terjadinya peradangan atau inflamasi pada arthritis gout. Prevalensi arthritis gout di Sulawesi Utara khususnya kota Manado termasuk tinggi. Penderita arthritis gout di Rumah Sakit Advent Manado termasuk dalam 10 besar penyakit. Pemakaian obat yang tidak rasional merupakan salah satu masalah pada pelayanan kesehatan, oleh karena itu tujuan dari penelitian untuk mengetahui gambaran penggunaan obat dan rasionalitas pengobatan pasien arthritis gout dengan 4 parameter yaitu tepat indikasi, tepat pasien, tepat obat, tepat dosis. Penelitian ini menggunakan penelitian observasional dengan rancangan deskrptif, pengambilan data dilakukan secara retrospektif dari data rekam medis pasien arthritis gout. Hasil penelitian menunjukan bahwa gambaran penggunaan obat pada pasien arthritis gout yaitu mendapatkan beberapa jenis obat dengan penggunaan terbanyak adalah golongan analgesik-antipiretik yaitu paracetamol dengan persentase sebesar (17,3%), pada golongan AINS yaitu meloxicam dengan persentase sebesar (14,7%), pada kolkisin yaitu recolfar dan golongan kortikosteroid yaitu methylprednisolone dengan jumlah persentase yang sama sebesar (16%), pada golongan xantin oksidase inhibitor yaitu allopurinol dengan persentase sebesar (12%). Rasionalitas penggunaan obat ditemukan sebanyak, tepat indikasi pasien (100%), tepat pasien (100%), tepat obat pasien (100%), tepat dosis pasien (86,7%).</span></p> Prity Mambu, Natalia Godiman, Mario Walean Hak Cipta (c) 2023 Pharmacy Research Journal https://www.jurnal.prisma.ac.id/index.php/pharmacyresearchjournal/article/view/45 Mon, 26 Feb 2024 00:00:00 +0000 Uji aktivitas antibakteri ekstrak etanol herba sirih cina (Peperomia pellucida L.) terhadap Propionibacterium acnes penyebab jerawat https://www.jurnal.prisma.ac.id/index.php/pharmacyresearchjournal/article/view/31 <p>Tumbuhan sirih cina (Peperomia pellucida) merupakan tumbuhan yang sudah sering dimanfaatkan sebagai obat tradisional oleh masyarakat. Sirih cina memiliki khasiat yang dapat mengobati beberapa penyakit diantaranya seperti abses, radang kulit, sakit perut, kelelahan, bisul dan jerawat. Salah satu bakteri penyabab jerawat adalah Propionibacterium acnes. Penelitian ini menggunakan penelitian eksperimental laboratorium dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apakah terdapat aktivitas antibakteri, serta untuk mengetahui kosentrasi paling efektif yang didapat dengan menggunakan metode Kirby-bauer. Hasil pengujian fitokimia yang dilakukan secara kualitatif, ekstrak etanol herba sirih cina mengandung alkaloid, flavonoid, saponin dan tanin. Penelitian ini menggunakan 5 perlakuan konsentrasi yaitu, 1% (100 μg/10μL) 5% (500 μg/50μL), 10% (1 mg /10μL), 20% (2 mg/20μL), dan 40% (4 mg/40μL), serta klindamisin sebagai kontrol positif dan etanol sebagai kontrol negatif. Hasil menunjukan konsentrasi ekstrak mulai memiliki aktivitas pada konsentrasi 10%, diikuti 20% kemudian yang membentuk zona hambat yang paling efektif adalah konsentrasi 40% dengan diameter 8,95 mm. Berdasarkan analisis One Way Anova menunjukkan adanya pengaruh secara signifikan pada uji aktivitas antibakteri herba sirih cina terhadap bakteri Propionibacterium acnes dengan nilai signifikan (p &lt; 0.05).</p> Rivane Dalope, Jef Kalalo, Mervina Rondonuwu Hak Cipta (c) 2024 Pharmacy Research Journal https://www.jurnal.prisma.ac.id/index.php/pharmacyresearchjournal/article/view/31 Mon, 26 Feb 2024 00:00:00 +0000 Skrining aktivitas antimikobakteri ekstrak etanol spons dari Perairan Malalayang Sulawesi Utara https://www.jurnal.prisma.ac.id/index.php/pharmacyresearchjournal/article/view/207 <p>Penyakit tuberkulosis (TB) masih menjadi persoalan serius yang dihadapi oleh dunia termasuk Indonesia karena prevalensi yang banyak dengan angka kematian tinggi serta waktu pengobatan penyakit ini yang cukup lama. Permasalahan penyakit ini lebih diperkeruh dengan munculnya kasus resistensi terhadap obat TB konvensional. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan ini adalah dengan menemukan obat TB baru yang lebih efektif dan efisien. Spons adalah organisme laut yang sampai saat ini tetap menjadi sumber produktif dalam penemuan senyawa bioaktif baru karena keragaman struktural yang unik dengan aplikasi farmasetikal yang potensial. Mengingat Sulawesi Utara merupakan salah satu perairan di wilayah timur Indonesia yang memiliki keanekaragaman organisme laut yang tinggi maka spons dari perairan ini merupakan organisme target yang potensial untuk penemuan obat TB baru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan skrining aktivitas antimikobakteri spons yang diperoleh dari Perairan Malalayang, Sulawesi Utara. Pengujian aktivitas antimikobakteri menggunakan strain Mycobacterium smegmatis dengan metode difusi cakram agar. Skrining aktivitas antimikobakteri dilakukan pada 10 jenis spons. Hasil skrining menunjukkan bahwa ekstrak etanol spons dengan kode sampel M10 memiliki aktivitas antimikobakteri kategori sedang dengan rerata diameter zona hambat 10 mm pada konsentrasi 50 µg/disk. Pemurnian dan identifikasi senyawa murni antimikobakteri pada spons M10 merupakan topik penelitian lanjutan yang sangat menarik. </p> Magie Kapojos, Delfly Abdjul Hak Cipta (c) 2024 Pharmacy Research Journal https://www.jurnal.prisma.ac.id/index.php/pharmacyresearchjournal/article/view/207 Mon, 26 Feb 2024 00:00:00 +0000 Evaluasi ketepatan penggunaan obat antidiabetes pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Bhayangkara Tk.III Manado periode Januari-Juni 2022 https://www.jurnal.prisma.ac.id/index.php/pharmacyresearchjournal/article/view/385 <p>Diabetes Melitus adalah penyakit menahun berupa gangguan metabolik yang ditandai dengan kadar gula darah yang melebihi batas normal. Diabetes yang tidak terkendali akan menyebabkan berbagai komplikasi yang dapat mempercepat kematian. DM Tipe 2 merupakan penyakit yang heterogen dengan banyak faktor yang mempengaruhi. Prevalensi diabetes melitus di Sulawesi Utara khususnya kota Manado termasuk tinggi. Penderita diabetes melitus di Rumah Sakit Bhayangkara Tk.III Manado termasuk dalam 10 besar penyakit. Pengobatan antidiabetes melitus yang belum rasional, mempercepat komplikasi dan angka kematian. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran penggunaan obat antidiabetes dan mengevaluasi ketepatan penggunaan obat antidiabetes yang meliputi tepat pasien, tepat obat, tepat dosis di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Bhayangkara Tk.III Manado. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pengambilan data secara retrospektif yang didasarkan pada catatan rekam medis. Sampel dikumpulkan dengan menggunakan metode sampling jenuh dan diperoleh 54 data rekam medis pasien DM Tipe 2. Hasil penelitian menunjukan bahwa gambaran penggunaan obat pada pasien DM Tipe 2 terbanyak untuk antidiabetes oral monoterapi sebesar 29.03%, dan kombinasi sebesar 19.36%, antidiabetes Insulin monoterapi sebesar 37.5%, kombinasi sebesar 18.75%, Antidiabetes kombinasi oral dan insulin dengan kombinasi 2 obat sebesar 28.60%, kombinasi 1 oral – 2 insulin sebesar18.75%, 2 oral – 1 insulin sebesar 14.30%. Sedangkan evaluasi penggunaan obat antidiabetes yang memenuhi, tepat pasien 98.1%, tepat obat 92.60%, dan tepat dosis 96.3%.</p> Natalia Godiman Hak Cipta (c) 2024 Pharmacy Research Journal https://www.jurnal.prisma.ac.id/index.php/pharmacyresearchjournal/article/view/385 Tue, 06 Feb 2024 00:00:00 +0000