Evaluasi ketepatan penggunaan obat antidiabetes pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Bhayangkara Tk.III Manado periode Januari-Juni 2022
Kata Kunci:
DM tipe 2, ketepatan penggunaan obat, RS Bhayangkara Tk.III ManadoAbstrak
Diabetes Melitus adalah penyakit menahun berupa gangguan metabolik yang ditandai dengan kadar gula darah yang melebihi batas normal. Diabetes yang tidak terkendali akan menyebabkan berbagai komplikasi yang dapat mempercepat kematian. DM Tipe 2 merupakan penyakit yang heterogen dengan banyak faktor yang mempengaruhi. Prevalensi diabetes melitus di Sulawesi Utara khususnya kota Manado termasuk tinggi. Penderita diabetes melitus di Rumah Sakit Bhayangkara Tk.III Manado termasuk dalam 10 besar penyakit. Pengobatan antidiabetes melitus yang belum rasional, mempercepat komplikasi dan angka kematian. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran penggunaan obat antidiabetes dan mengevaluasi ketepatan penggunaan obat antidiabetes yang meliputi tepat pasien, tepat obat, tepat dosis di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Bhayangkara Tk.III Manado. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pengambilan data secara retrospektif yang didasarkan pada catatan rekam medis. Sampel dikumpulkan dengan menggunakan metode sampling jenuh dan diperoleh 54 data rekam medis pasien DM Tipe 2. Hasil penelitian menunjukan bahwa gambaran penggunaan obat pada pasien DM Tipe 2 terbanyak untuk antidiabetes oral monoterapi sebesar 29.03%, dan kombinasi sebesar 19.36%, antidiabetes Insulin monoterapi sebesar 37.5%, kombinasi sebesar 18.75%, Antidiabetes kombinasi oral dan insulin dengan kombinasi 2 obat sebesar 28.60%, kombinasi 1 oral – 2 insulin sebesar18.75%, 2 oral – 1 insulin sebesar 14.30%. Sedangkan evaluasi penggunaan obat antidiabetes yang memenuhi, tepat pasien 98.1%, tepat obat 92.60%, dan tepat dosis 96.3%.