PEMETAAN TINGKAT KERENTANAN TANAH LONGSOR DI DESA PANGU SATU DAN SEKITARNYA KECAMATAN RATAHAN TIMUR KABUPATEN MINAHASA TENGGARA PROVINSI SULAWESI UTARA

Penulis

  • R.E. Alow Prisma University
  • A.P. Utomo Universitas Prisma

Kata Kunci:

Kondisi geologi, Tanah longsor, Metode scoring

Abstrak

Kabupaten Minahasa Tenggara adalah Kabupaten yang memiliki lahan-lahan yang berpotensi longsor karena daerah ini memiliki curah hujan rata-rata yang tinggi, kemiringan lereng yang curam (lebih dari 40%), dan kawasan rawan gempa. Kawasan rawan longsor dan gerakan tanah meliputi kawasan sekitar Suhuyon, Lowatag, Lomangi, Amburumalad, Maimbeng, Kaluya dan Pangu. Daerah penelitian berada pada Desa Pangu Satu dan sekitarnya, Kecamatan Ratahan Timur, Kabupaten Minahasa Tenggara, Provinsi Sulawesi Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode scoring pembobotan dan overlay. Hasil dari penelitian ini yaitu daerah penelitian memiliki 3 zona rentan tanah longsor yaitu zona dengan tingkat kerentanan tanah longsor rendah dengan luas 0,01% dari luas daerah penelitian, zona dengan tingkat kerentanan tanah longsor sedang luas 98,1% dari luas daerah penelitian dan zona dengan tingkat kerentanan tanah longsor tinggi dengan luas 1,9% dari luas daerah penelitian.

Unduhan

Diterbitkan

2024-07-03

Cara Mengutip

[1]
R. Alow dan A. Utomo, “PEMETAAN TINGKAT KERENTANAN TANAH LONGSOR DI DESA PANGU SATU DAN SEKITARNYA KECAMATAN RATAHAN TIMUR KABUPATEN MINAHASA TENGGARA PROVINSI SULAWESI UTARA”, Journal Geological Processes, Risks, and Integrated Spatial Modeling, vol. 2, no. 1, hlm. 11–17, Jul 2024.