POTENSI GEOWISATA BERBASIS KENAMPAKAN TANJUNG DAN FENOMENA SHEETING JOINT TANJUNG LELAPIDE PULAU SANGIHE SULAWESI UTARA
Kata Kunci:
Sangihe, Sheeting joint, Molucca Sea Plate, GeowisataAbstrak
Geowisata semakin diminati dalam pariwisata modern karena memungkinkan wisatawan untuk memahami dan menghargai keunikan geologi suatu daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi geowisata berbasis kenampakan tanjung dan fenomena sheeting joint di Pulau Sangihe, Sulawesi Utara. Melalui pendekatan studi kasus Tanjung Lelapide, penelitian ini melibatkan survei lapangan, deskripsi batuan, analisis struktur kekar, analisis geowisata, dan penelusuran literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pulau Sangihe memiliki potensi geowisata yang signifikan berkat kenampakan tanjung yang memukau dan fenomena sheeting joint. Kenampakan tanjung di pulau ini menawarkan pemandangan alam yang indah, sementara fenomena sheeting joint menunjukkan bukti tektonisme berdasarkan penelitian sebelumnya. Tektonisme ditunjukkan dengan arah umum kekar N1200E dari 100 pasang pengukuran, yang menginterpretasikan kekar terbentuk akibat tekanan berarah baratlaut-tenggara sebagai bukti penunjaman Lempeng Filipina ke bawah Lempeng Eurasia (Suture Molucca Sea). Persebaran batuan di Tanjung Lelapide terdiri dari batuan beku lava serta munculnya Vein Calcite dan beberapa struktur vasikuler yang menunjukkan aktivitas gunungapi purba Sandarumang pada zaman Kuarter-Tersier. Asesmen geowisata menunjukkan potensi yang signifikan dalam berbagai aspek, termasuk ilmiah, edukasi, pariwisata, dan risiko degradasi. Dengan nilai tinggi dalam aspek ilmiah dan edukasi, serta potensi pariwisata yang cukup baik, lokasi ini menarik untuk penelitian dan pembelajaran. Namun, perlu diperhatikan risiko degradasi, terutama karena lokasi ini berada di tepi pantai dengan hancuran ombak yang tinggi dan perlindungan hukum yang belum memadai.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Journal Geological Processes, Risks, and Integrated Spatial Modeling

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.